Saat ini dunia hiburan Indonesia sedang mengalami sedikit kehebohan dengan berita kedatangan Miyabi ke Indonesia dalam rangka pembuatan film layar lebar yang di produksi oleh salah satu rumah produksi film di Indonesia. Lalu siapa itu Miyabi? Miyabi yang juga lebih dikenal dengan Maria Ozawa merupakan salah satu bintang film porno asal negeri Sakura Jepang yang sangat terkenal di negerinya dan bahkan mancanegara. Miyabi akan dilibatkan dalam film yang di produksi oleh salah satu rumah produksi di Indonesia yang (katanya) berjudul “Menculik Miyabi”, film ini melibatkan artis-artis perfilman Indonesia dan di tambah oleh bintang porno asal Jepang tersebut.
Dengan adanya berita ini, otomatis akan ada beberapa pertentangan dari sebagian masyarakat Indonesia yang merupakan negara yang beragama. Kedatangan Miyabi ditentang oleh berbagai kalangan, terutama kalangan dari kaum muslim yang secara terang-terangan menentang datangnya Miyabi ke Indonesia. Hal ini sangat wajar mengingat image yang melekat pada Miyabi adalah bintang porno yang dimana pornografi sangat dilarang oleh pemerintah Indonesia dan dianggap tabu oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.
Lalu adakah dampak kedatangan Miyabi ke indonesia? Baik atau buruk ?
Di kesempatan kali ini saya mencoba sharing tentang paper yang saya buat oleh rekan saya, mengenai Sober 128 stream cipher. Sober-128 SC merupakan synchronous SC yang di desain untuk secret key dengan panjang 128 bit, menghasilkan rangkaian kunci 32 bit blok. Merupakan software oriented cipher dengan operasi 32 bit, cocok buat smart card.
Untuk lebih lanjut download aja papernya nih :

Pada suatu pertandingan lari marathon 20 oktober 1968, lama berselang setelah sebagian besar penonton beranjak meninggalkan stadion, tiba-tiba beberapa orang yang masih berada di stadion utama dikagetkan oleh bunyi sirene mobil yang menderu-deru memasuki stadion utama.
Seorang pelari setengah pincang berlari dengan susah payah memasuki stadium Olympic Mexico City yang telah mulai gelap. Akibat insiden tabrakan fatal dengan pelari lainnya pada awal perlombaan marathon, ia diminta berhenti karena lukanya yang berceceran darah, tapi ia menolaknya! Ia tetap berlari menuju garis akhir walau pemenang nya sudah ditentukan satu jam lalu.