
Waduuh.. , mengenang saat berkenalan dengan linux, hmmm… emang mengasikkan sekaligus bikin pusing kepala. Pertama kenal dengan linux saat OS komputer di labkom diganti semua dengan OS linux yang pada saat itu menggunakan distro ubuntu 6.10 (pada saat itu gw ga tau apa itu distro linux dan ga tau juga klo ubuntu itu adalah Operating System/Distro juga). Kesan pertama menggunakan ubuntu? jiaahhh… ga nyaman banget, karena sudah terbiasa menggunakan Windows OS mengakibatkan ketidakbiasaan menggunakan ubuntu [w.a.j.a.r], pada saat itu saya belum tertarik dengan linux.
Seiring dengan berjalannya waktu yang pada akhirnya sampailah pada kondisi 1 unit laptop sudah ditangan [baru beli nih ceritanya, acer 4520], otomatis setelah memiliki laptop dan kebetulan kegiatan perkuliahan sedang lengang maka sebagian besar waktu digunakan untuk oprek laptop, salah satu kegiatan oprek laptop adalah mencoba OS-OS yang sudah ada. Nah, pada saat itulah ketertarikan terhadap linux mulai muncul, penasaran mau menginstal linux, akhirnya dapet CD installer opensuse 10 dan segera dipraktikkan.
Opensuse pada saat itu menggunakan tampilan KDE (K Desktop Environment) yaitu tampilan mirip dengan Windows, mulai tertarik tetapi belum sampai suka, apalagi jatuh cinta. Kesan pertama menggunakan Opensuse adalah OS ini ringan, cepat, tampilan oke, warna lebih cerah dibandingkan windows . Nah mulai saat itu bisa dibilang gw dah menjadi pengguna Linux, karena Windows digunakan apabila terdapat ketidaknyamanan atau aplikasi yang kurang memadai di Opensuse yang pada saat itu saya belum tahu banyak tentang linux, jadi metodenya adalah instal lalu pakai.

Selang beberapa minggu, mulai mencoba distro linux yang lain, dari mandriva, fedora, slackware [yang ini mangstab gan], blankOn, linuxmint, dll sampai ketemu dengan ubuntu lagi, maka setelah dicoba-coba, ubuntu bisa diandalkan untuk newbie kayak gw buat belajar linux. dan sampai saat ini ubuntu sudah nemenin gw buat terus menggali lebih dalam tentang opensource, dan sampai saat ini status gw masih BELAJAR [maklum otak gw lemot].
Thanks
RSS feed for comments on this post
Leave a reply