IPTables Firewall [I]

13 May 2010 In: Internet, Jaringan, Kriptografi

Ini merupakan artikel pembukaan untuk pembahasan tentang FIREWALL, jenis aplikasi yang saya gunakan adalah IPTABLES. Saya akan memposting artikel secara berkala, agar pembaca tidak pusing dalam membaca artikel saya …hehehe… pada postingan terakhir saya akan merangkum dan mengupload artikel ini secara lengkap sehingga pembaca dapa mendownload artikel dalam format pdf secara lengkap. Langsung saja kita mulai… :)

Firewall adalah sebuah sistem yang berguna untuk mengamankan suatu wilayah dalam hal ini adalah suatu lingkungan sistem agar terlindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan, firewall akan memfilter apa saja yang diperbolehkan masuk dalam sustu lingkungan sistem, jadi firewall bisa berupa apapun baik hardware maupun software. Firewall dapat digunakan untuk memfilter paket-paket dari luar dan dalam jaringan dimana ia berada. Jika pada kondisi normal semua orang dari luar jaringan anda dapat bermain-main ke komputer anda, dengan firewall semua itu dapat diatasi dengan mudah.

Firewall merupakan perangkat jaringan yang berada di dalam kategori perangkat Layer 3 (Network layer) dan Layer 4 (Transport layer) dari protokol 7 OSI layer. Seperti diketahui, layer 3 adalah layer yang mengurus masalah pengalamatan IP, dan layer 4 adalah menangani permasalahan port-port komunikasi (TCP/UDP). Pada kebanyakan firewall, filtering belum bisa dilakukan pada level data link layer atau layer 2 pada 7 OSI layer. Jadi dengan demikian, sistem pengalamatan MAC dan frame-frame data belum bisa difilter. Maka dari itu, kebanyakan firewall pada umumnya melakukan filtering dan pembatasan berdasarkan pada alamat IP dan nomor port komunikasi yang ingin dituju atau diterimanya.

Artikel selanjutnya saya akan membahas tentang IPTABLES. :)

Your email:

 

Ini merupakan artikel pembukaan untuk pembahasan tentang FIREWALL, jenis aplikasi yang saya gunakan adalah IPTABLES. Saya akan memposting artikel secara berkala, agar pembaca tidak pusing dalam membaca artikel saya …hehehe… pada postingan terakhir saya akan merangkum dan mengupload artikel ini secara lengkap sehingga pembaca dapa mendownload artikel dalam format pdf secara lengkap. Langsung saja kita mulai… :)

  • Share/Bookmark

Aturlah Waktu Untuk Mengatur Kehidupan

3 May 2010 In: Renungan

Betapa  hebatnya  waktu  mengatur  kita.  Ketika  lonceng  jam  usai  kerja berdering,  tanpa  diperintah  segera  kita  berkemas. Menyimpan kertas dan pensil  dalam  laci, lalu meninggalkannya jauh-jauh. Seolah semua persoalan telah terpecahkan untuk hari itu. Padahal masalah tetap terjaga selagi kita pejamkan mata.

Namun, esok hari, ketika lonceng jam mulai kerja berdentang, semua tumpukan masalah  kita  aduk, seolah ia terlampau banyak tidur semalam. Perselisihan pun bolehlah dilanjutkan kembali. Ah, betapa hebatnya waktu menghibur kita. Betapa bergairahnya waktu membangunkan kita.

Read the rest of this entry »

  • Share/Bookmark

Tugas Kita Berupaya, Bukan Menjamin Hasil

22 Apr 2010 In: Renungan

Dua  orang  pengayuh becak mencari penumpang di depan sebuah mall. Kemarin, yang  seorang  rajin  menawarkan becak pada pengunjung yang lalu lalang dan mendapat  banyak  pemasukan.  Sedangkan  yang lain, seharian hanya berteduh dari terik, harus puas dengan uang tak seberapa. Tetapi, esok hari, situasi berbalik. Ia yang rajin menjajakan becaknya nyaris tak membawa uang pulang. Malah  yang duduk-duduk di bangku becaknya dihampiri penumpang.

Mengapa ada kenyataan  seperti  ini? Ada orang rajin bekerja lalu menerima imbalan yang menyenangkan.  Kita  sebut itu “usaha”. Ada orang seolah tak melakukan apa, malah  mendapat hasil tiada kepalang. Kita bilang itu “keberuntungan”. Bagi yang tak menemukan jawaban, hanya bergumam, “Yah, itulah bola nasib.”

Sesungguhnya  hampir-hampir  kita tak berkuasa atas diri kita sendiri. Kita tak  mampu  memerintahkan  segores  luka untuk sembuh semau kita – apalagi kuasa  penuh  atas  roda  kehidupan  ini.  Karenanya, orang bijak tak henti bertutur agar  kita  tetap bekerja sekuat tenaga, jangan terlepas dari doa dan  harapan,  namun  setelah  itu serahkan semuanya pada kehendak Penguasa Semesta; berserah diri sepenuhnya.

Sumber: Unknown (Tidak Diketahui)

Your email:

 

  • Share/Bookmark

Mengelola Diri

5 Apr 2010 In: Renungan

Segala yang di bawah langit pasti berubah. Hanya satu hal yang tetap sepanjang masa, yaitu perubahan itu sendiri. semua orang sudah mahfum dengan perkataan ini. Tetapi, tidak semua paham bahwa setiap perubahan selalu datang sambil bergandengan dengan segudang peluang atau pilihan.

Saya membicarakannya karena tergelitik kampanye internal salah satu biro iklan besar di Indonesia. ”Berubah atau Punah.” Begitu yang terbaca pada spanduk kecil yang terpampang pada sudut-sudut kantor biro iklan yang berada di salah satu gedung jangkung di Jakarta.
Read the rest of this entry »

  • Share/Bookmark

About this blog

kamar.noersilo.web.id, berisi artikel-artikel yang berasal dari pengalaman pribadi saya, selain itu blog ini berisi dengan beberapa artikel yang saya dapatkan dan dirasa pantas untuk saya share disini karena mungkin dapat menambah ilmu bagi saya maupun pengunjung blog.AMIN.Sebagai gambaran, blog ini tidak jauh dari artikel Komputer, Linux, Blogging, Cryptography, Islam, Bisnis dan pengalaman pribadi. Semoga blog ini dapat menambah wawasan kita. Terima Kasih



ShoutMix chat widget
Powered by  MyPagerank.Net


Unique Visitors
Subscribe
4 feed subscribers

Sponsors

Quotes

Seperti Lidah, Keyboard pun laksana dua sisi mata pedang. Bisa melukai orang lain, juga bisa melukai diri sendiri. Gunakan dengan bijak keyboard anda. — noersilo

Categories

Archives